Tujuan + Usaha + Pasrah = HAMIL

“Anakku, kaulah matahariku, dirimu bagian dalam hidupku.
Hadirmu adalah anugerah terindah dalam hidupku.
Saat pertama kali kulihat dirimu, perasaan senang, lega, bahagia menyelimuti diriku.
Penantianku, kesabaranku berbuah indah dengan adanya dirimu.
Terima kasih Tuhan atas anugerahmu ini. Janjiku selalu menjaganya selalu”

Demikianlah puisi yang ditulis seorang ibu yang baru melahirkan bayi laki-laki yang montok dan sehat setahun yang lalu di buku hariannya.

Panggil saja namanya ibu Wati, ibu yang sudah menantikan kehadiran sang buah hati
hampir 5 tahun lamanya.Hampir semua cara dilakukan, dari ke dokter kandungan sampai
pengobatan alternatif.

Pada awalnya ibu Wati tidak menyangka akan sulit hamil. Jika dilihat dari kakak dan adiknya keduanya cepat hamil.

Jadi selama setahun pernikahan belum hamil juga, barulah ibu Wati dan suami kontrol ke dokter kandungan yang direferensikan oleh teman.
Hasil USG menunjukkan adanya kista +-3cm dirahim sebelah kiri, dan dokter langsung menyarankan untuk dioperasi.Tapi ibu Wati mencoba untuk second opinion ke dokter kandungan lain.Rupanya hasilnya berbeda, hasil USG menunjukkan tidak ada kista sama sekali…???Dokter menyarankan agar ibu Wati tes HSG dan suami tes sperma di laboratorium.Namun tidak dilakukan karena takut akan prosesnya. Jadi dilakukanlah pengobatan alternatif ke sinshe di Pancoran.Pengobatan sudah berjalan 6 bulan lebih, tapi belum ada hasilnya. Lalu ibu Wati dan suami mencoba kontrol ke dokter kandungan lagi,belum berhasil lalu ke alternatif kembali dan belum ada hasil.

Waktu terus berjalan,tak terasa sudah 4 tahun pernikahan dilalui tapi belum berhasil hamil juga.Lalu ada kabar dari seorang teman yang sudah lama juga menikah,hampir 9 tahun, akhirnya berhasil HAMIL! Tanpa ke dokter atau alternatif, katanya hanya rajin minum madu dicampur kayu manis selama 3 bulan dan pasrah pada Tuhan. Mungkin sudah waktunya.

Ibu wati menjadi semangat lagi, teman yang sudah 9 tahun menikah saja akhirnya hamil, membuat ibu Wati pun yakin pasti bisa hamil juga.

Sejak itu ibu Wati lebih berpasrah pada Tuhan dan tidak memaksakan kehendak dengan terus berusaha untuk bisa hamil. Lalu kontrol ke dokter kandungan kembali, rupanya ada polip dileher rahim, padahal sebelumnya tidak terdektesi . Segera dilakukanlah operasi pengangkatan polip, setelah itu di HSG dan syukurlah hasilnya bagus, tidak ada sumbatan.

Padahal sudah berencana untuk melakukan inseminasi buatan. Saat sudah pasrah, justru ibu Wati berhasil HAMIL!

Jadi bagi ibu-ibu yang masih dalam proses penantian, jangan pernah menyerah!
semuanya bisa saja terjadi, yang penting tetap semangat dan berusaha, terus berdoa dan berserah. Pasti waktunya akan tiba!

O ya, ada satu rahasia lagi. Ibu Wati menulis di buku hariannya pada akhir tahun 2007 salah satu tujuan yang telah tercapai di tahun 2008 seperti ini:

“Saya hamil dan melahirkan seorang bayi laki laki yang sehat dan lucu”

Dan…terwujud!

(Cerita singkat diatas adalah kisah NYATA)

Ibu-ibu Ayo berbagilah disini tentang curahan hati, puisi, alasan kenapa Ibu
menginginkan si buah hati atau tujuan yang telah tercapai.

Kekuatan tulisan ibu adalah luar biasa, rasakan dengan sepenuh hati dan
seemosional mungkin ketika Ibu menuliskannya..dan buktilah sendiri!

Rumusnya :

Tujuan+Usaha+Pasrah= HAMIL

Popularity: 18% [?]


divider