Skip to content

Tujuan + Usaha + Pasrah = HAMIL

“Anakku, kaulah matahariku, dirimu bagian dalam hidupku.
Hadirmu adalah anugerah terindah dalam hidupku.
Saat pertama kali kulihat dirimu, perasaan senang, lega, bahagia menyelimuti diriku.
Penantianku, kesabaranku berbuah indah dengan adanya dirimu.
Terima kasih Tuhan atas anugerahmu ini. Janjiku selalu menjaganya selalu”

Demikianlah puisi yang ditulis seorang ibu yang baru melahirkan bayi laki-laki yang montok dan sehat setahun yang lalu di buku hariannya.

Panggil saja namanya ibu Wati, ibu yang sudah menantikan kehadiran sang buah hati
hampir 5 tahun lamanya.Hampir semua cara dilakukan, dari ke dokter kandungan sampai
pengobatan alternatif.

Pada awalnya ibu Wati tidak menyangka akan sulit hamil. Jika dilihat dari kakak dan adiknya keduanya cepat hamil.

Jadi selama setahun pernikahan belum hamil juga, barulah ibu Wati dan suami kontrol ke dokter kandungan yang direferensikan oleh teman.
Hasil USG menunjukkan adanya kista +-3cm dirahim sebelah kiri, dan dokter langsung menyarankan untuk dioperasi.Tapi ibu Wati mencoba untuk second opinion ke dokter kandungan lain.Rupanya hasilnya berbeda, hasil USG menunjukkan tidak ada kista sama sekali…???Dokter menyarankan agar ibu Wati tes HSG dan suami tes sperma di laboratorium.Namun tidak dilakukan karena takut akan prosesnya. Jadi dilakukanlah pengobatan alternatif ke sinshe di Pancoran.Pengobatan sudah berjalan 6 bulan lebih, tapi belum ada hasilnya. Lalu ibu Wati dan suami mencoba kontrol ke dokter kandungan lagi,belum berhasil lalu ke alternatif kembali dan belum ada hasil.

Waktu terus berjalan,tak terasa sudah 4 tahun pernikahan dilalui tapi belum berhasil hamil juga.Lalu ada kabar dari seorang teman yang sudah lama juga menikah,hampir 9 tahun, akhirnya berhasil HAMIL! Tanpa ke dokter atau alternatif, katanya hanya rajin minum madu dicampur kayu manis selama 3 bulan dan pasrah pada Tuhan. Mungkin sudah waktunya.

Ibu wati menjadi semangat lagi, teman yang sudah 9 tahun menikah saja akhirnya hamil, membuat ibu Wati pun yakin pasti bisa hamil juga.

Sejak itu ibu Wati lebih berpasrah pada Tuhan dan tidak memaksakan kehendak dengan terus berusaha untuk bisa hamil. Lalu kontrol ke dokter kandungan kembali, rupanya ada polip dileher rahim, padahal sebelumnya tidak terdektesi . Segera dilakukanlah operasi pengangkatan polip, setelah itu di HSG dan syukurlah hasilnya bagus, tidak ada sumbatan.

Padahal sudah berencana untuk melakukan inseminasi buatan. Saat sudah pasrah, justru ibu Wati berhasil HAMIL!

Jadi bagi ibu-ibu yang masih dalam proses penantian, jangan pernah menyerah!
semuanya bisa saja terjadi, yang penting tetap semangat dan berusaha, terus berdoa dan berserah. Pasti waktunya akan tiba!

O ya, ada satu rahasia lagi. Ibu Wati menulis di buku hariannya pada akhir tahun 2007 salah satu tujuan yang telah tercapai di tahun 2008 seperti ini:

“Saya hamil dan melahirkan seorang bayi laki laki yang sehat dan lucu”

Dan…terwujud!

(Cerita singkat diatas adalah kisah NYATA)

Ibu-ibu Ayo berbagilah disini tentang curahan hati, puisi, alasan kenapa Ibu
menginginkan si buah hati atau tujuan yang telah tercapai.

Kekuatan tulisan ibu adalah luar biasa, rasakan dengan sepenuh hati dan
seemosional mungkin ketika Ibu menuliskannya..dan buktilah sendiri!

Rumusnya :

Tujuan+Usaha+Pasrah= HAMIL

44 Comments

  1. linda wrote:

    Saya jg blm hamil sampai skrg, sdgkn umur perkawinan saya 2th 9bln, saya sdh hmpr putus asa saya sdh berobat ke dokter kandungan ternyata ada kista tp saya sdh diberikan obat dan fisioterapi tp blm ada perubahan jg ke alternatif tp blm ada perubahan. saya masih merasakan ada yang tdk beres dgn alat reproduksi saya. saya sering merasakan sakit di daerah indung telur dan uterus, bahkan disaat masa subur saya sdh merasakan seperti mau mens, itu membuat saya mnjd depresi. skrg saya sdg mencari dokter kandungan wanita di jakarta yang cocok. mudah2an ada yang memberikan info untuk saya. terimakasih

    Replied by Infoibuhamil

    Halo ibu Linda,

    Kesabaran adalah salah satu kunci agar ibu bisa menghadapi penantian panjang agar bisa hamil.
    Tips agar usaha ibu Linda lebih efektif adalah tetap konsisten dan percaya pada satu pengobatan/
    terapi yang ibu jalani. Kombinasi terapi medis dan alternatif boleh saja dilakukan.
    Sekarang jika sudah diketahui ada kista dirahim ibu, apakah Dokter Sp.OG ibu menginformasikan kalau
    kista tersebut menghambat ibu untuk hamil? Ada yang bisa hamil walaupun ada kista.
    Namun jika kistanya bertambah besar dan menghalangi pembuahan, disarankan untuk diangkat.
    Kemungkinan diameter kista ibu sudah besar,sehingga menekan organ-organ didekatnya yang
    bisa membuat nyeri abdomen.

    Untuk Dokter Spesialis Kandungan Wanita, hampir disetiap Rumah Sakit atau Klinik Ibu dan Anak bisa
    ditemukan Dokter Sp.OG wanita.Bisa juga coba ke Dr.Oni Khonsa, ada praktek di RSIA Tambak,bisa
    langsung klik dibawah ini untuk jadwal prakteknya:
    http://rsiatambak.com/index.php?choice=jadwal

    Mungkin ada ibu-ibu lain disini yang bisa membantu untuk info dokter kandungan wanita lainnya?

    Ok bu Linda, tetap semangat ya.
    Semoga ibu cepat hamil.

    Friday, May 8, 2009 at 2:15 pm | Permalink
  2. dian wrote:

    Ibu saya juga sedang gundah menunggu hadirnya momongan.saya sudah menikah 1 tahun lebih 5 bulan sebetulnya saya juga pernah hamil namun tuhan berkehendak lain usia 3 bulan saya kegugura.segala cara saya coba agar saya bisa hamil lagi.pernah suatu ketika saya ke alternatif dia bilang klau saya ada kista lalu saya ke dokter kandungan ternyata setelah di usg gak ada kista dalam rahim saya.
    Saya lalu dianjurkan ikut fisioterapi.tapi sampai sekarang blm ada hasilnya juga,malah setelah ikut fisioterapi mens saya jadi tidak teratur lagi.
    Pernah saya tidak mens 5 bulan akhirnya saya kontrol ke dokter,dokter bilang hormon saya tidak seimbang alias terlalu stress.akhirnya saya dikasih dalfarol 400mg.
    Sampai tulisan ini saya buat saya blm juga hamil padahl ke2 orang tua sdh ingin cucu dariku maklum aku anak pertama yg menikah.
    Ibu,tolong bantu saya klau punya informasi tentang cara biar cepet hamil.
    Tolong doakan saya supaya sya segera hamil.terima kasih telah mendengarkan isi hatiku.

    Replied by Infoibuhamil

    Halo ibu Dian,

    Tetap semangat ya,walaupun belum berhasil hamil lagi.

    Ada kista yang tidak menetap dan menghilang bersama dengan datangnya haid.
    Agar program terapi pengobatan yang ibu Dian jalani efektif, disarankan untuk mengikuti
    dengan teratur dan konsisten terapi yang disarankan oleh dr.SpOG atau terapis
    pengobatan alternatif ibu. Misalnya setelah difisioterapi, ada langkah berikutnya,
    misalnya HSG dan seterusnya sesuai dengan keluhan yang ibu alami sampai berhasil.

    Apabila sekarang haid ibu sudah lancar kembali, minta saran dari Dr.SpOG ibu untuk
    tindakan selanjutnya.
    Stress memang bisa jadi pencetus sulit hamil.Oleh karena itu diharapkan agar ibu dan
    suami menghindari stress dengan berusaha relaks dan berpikir positif.
    Ibu juga mengikuti kelas Yoga,Hynoterapi yang bisa melatih ibu agar tetap relaks dan tenang.
    Bisa juga melakukan hobi atau kegiatan yang digemari bersama suami pada saat weekend,
    misalnya berlibur ke Bogor, Makan malam atau nonton di bioskop bersama.

    Semoga ibu cepat hamil kembali.
    Tetap semangat.

    Wednesday, May 20, 2009 at 7:36 am | Permalink
  3. usi wrote:

    saya juga belom hamil-hamil lagi, 6ulan lalu pernah hamil tapi kehamilan kosong, sudah minum madu juga, berobat ke alternatif yang minum obatnya jam-jaman, memcoba dengan kalender, tapi belom juga ada hasilnya, terakhir dikasih ama temen resep ke apotek sinse di daerah glodok, semua tulisannya bahasa mandarin saya belom coba karena ragu tentang yang akan saya beli itu, bis g ngerti, walau temenku itu sukses hamil padahal sdh dinyatakan mandul

    Replied by Infoibuhamil

    Halo ibu Usi,

    Banyak cara yang bisa ditempuh ibu Usi agar bisa segera hamil.
    Apabila ingin cara alternatif, bisa dicoba. Namun selalu saja ada yang cocok dan berhasil hamil
    tapi ada yang sudah berbulan-bulan belum berhasil juga.
    Disarankan untuk berobat ke dr.Spesialis Kandungan terlebih dahulu, karena sebelumnya
    ibu pernah mengalami keguguran. Nanti ibu dan suami bisa minta saran dan mengetahui keadaan
    ibu dan suami apakah ada masalah atau tidak.

    Memang lebih baik ibu Usi berobat ke tempat yang direkomendasikan oleh saudara atau
    teman yang sudah berhasil hamil. Bisa ke dr. SpOG atau ke alternatif.
    Pengobatan alternatif tidak semuanya murah, bahkan ada yang lebih mahal daripada
    berobat ke dokter. Biasanya obat yang harus diminum ibu harganya cukup mahal.

    Apabila ragu, cari pengobatan alternatif yang lain atau ke langsung saja ke dr.Spesialis
    Kandungan.

    Semoga ibu Usi bisa berjodoh dengan salah satu pengobatan yang ibu jalani.
    Tetap semangat.

    Monday, May 25, 2009 at 11:04 am | Permalink
  4. Chusnul Chotimah wrote:

    ibu…aq punya kisah yg sangat memilukan aq dah nikah hampir 13th dah 3x hamil tapi gagal kami coba terapi dokter,alternatif dan semua bilang kandunganya bagus dan berdo’a aja tp hal itu tk kunjung tiba dan akhirnya kami adopsi anak saudara sumiku setelah itu suamiku sprtnya putus asa dan gak mau ajak aq ke dr lagi dan akhirnya suamiku selingkuh diusia anakku baru 1th dr hasil selingkuhannya di gk dapatkan anak dan diapun kembali padaku dg lapang dada dan penuh rasa sayang dan cinta aku terima dia menginjak anakku usia 3th suamiku berselingkuh lagi dg orang lain maksudnya bukan yang dulu mungkin ini yang namanya naluri seorang istri yg sangat sayang ma suami maka Alloh buka mata saya mengetahui semua foto surr sumiku dg WILnya hancur lebur hatiku dg lankah terseok2 kucoba selesaikan masalah ini kukumpulkan puing2 rumah tanggaku dan akhirnya aku gk bisa tolak dia dalam hatiku meski semua orang gemes sama diriku yang bodoh tapi apa yang aku pikirkan salah ternyata sumpah tak akan selingkuh lagi cuman tipunnya aja dia tetep langsungkan hubungan sama WILnya sampek dia hamil malah dia bilang nikah siri ma dia aku coba sabar hadapinya aku pernah bilang mas…aku anter priksa aku juga pingin banget punya anak lagi dia bilang resmikan dulu pernikahanku di KUA Masya’alloh bagaimana aku harus bersikap hadapinya sedangkan saya cinta banet ma suamiku mohon sarannya

    Replied by Infoibuhamil

    Halo ibu Chusnul,

    Sungguh sebuah perjalanan hidup yang berat yang ibu harus alami, namun keteguhan dan
    rasa cinta yang tulus seakan mengalahkan segalanya. Ibu Chusnul termasuk wanita hebat
    yang bisa membuka pintu ma’af dan menerima kesalahan yang telah suami ibu lakukan.
    Namun itu saja tidak cukup, masalahnya adalah bukan karena belum punya anak yang
    membuat seseorang selingkuh (biasanya ini hanya alasan saja).
    Banyak pasangan yang sudah menikah sampai puluhan tahun dan belum dikarunia anak,
    tetap langgeng. Ada juga yang baru menikah 2 tahun dan sudah dikaruniai 2 anak yang
    lucu-lucu tetap saja suaminya selingkuh.

    Inti masalahnya adalah pada diri masing-masing orang tersebut, bukan hanya karena
    cinta yang mendalam, tapi juga ada rasa tanggung jawab,toleransi,rasa menghargai
    dan komitmen pada pasangan yang bisa membuat sebuah pernikahan berjalan langgeng.

    Jadi coba ibu Chusnul renungkan lagi, jalan apa yang paling baik untuk diri ibu dan anak.
    Apakah tetap melanjutkan hidup dengan suami yang sudah mendua dan berharap suatu
    saat kelak hamil dan memiliki anak?
    Keputusan ada di tangan ibu bukan suami atau orang lain, karena nanti ibu sendiri yang
    harus melewati dan menjalaninya.

    Semoga saja masalah yang sedang ibu alami dapat segera mendapat jalan keluar terbaiknya.
    Tetap semangat dalam hidup dan berjuang untuk kebahagiaan sendiri.

    Thursday, May 28, 2009 at 12:31 pm | Permalink
  5. eva wrote:

    saya mau tanya apa penyebab seorang wanita/pria dikatakan mandul?apakah berpengaruh jika sang suami belum menginginkan seoarang anak, sedangkan wanitanya sangat menginginkan?
    terima kasih


    Replied by Infoibuhamil

    Halo ibu Eva,

    Untuk pasangan yang sudah menikah lebih dari 1 tahun dan melakukan hubungan (sanggama)
    secara teratur, tanpa alat kontrasepsi namun tidak terjadi kehamilan, artinya pasangan yang
    kurang subur. Mandul sendiri hanyalah istilah yang artinya tidak berhasil melakukan sesuatu/
    gagal yang biasanya lebih populer dalam kemampuan untuk hamil atau membuahi.

    Faktor penyebab ketidaksuburan bagi wanita biasanya karena adanya masalah dalam reproduksi
    seperti, adanya kista atau miom dalam rahim, sumbatan pada saluran rahim. Sedangkan bagi pria
    adalah kuantitas dan kualitas sperma yang tidak bagus atau impotensi.

    Apabila suami belum menginginkan sedangkan istri sangat ingin sekali hamil, pengaruh psikologis
    seperti stress bisa menjadikan istri jadi sulit hamil. Tapi bukan berarti apabila suami menunda
    punya anak, dikategorikan sebagai pasangan mandul (kurang subur).

    Semoga membantu.
    Terima kasih.

    Tuesday, June 23, 2009 at 1:10 pm | Permalink
  6. achie wrote:

    salut terhadap ibu khusnul, sekuat dan sesabar apapun qt namun qt tetap manusia biasa yang punya batas kesabaran, ibu ada beberapa mhal bagi seseorang meninggalkan pasangannya {pemabok, penjudi dan penyuka perempuan serta pencinta harta} bila sekali hal itu terjadi anggap itu khilaf selama tdk diulangi lagi, tetapi bila sdh kedua kali ini sdh hobby atau keinginan yg akan terus terjadi berulang kali, hati2 bu khusnul, ibu harus seperti siti khadijah yg semasa hidupnya tdk diduakan oleh nabi. mohon maaf bila ada kata2 sy yg keliru.

    Thursday, June 25, 2009 at 3:07 am | Permalink
  7. icha wrote:

    sy sudah menikah selama 7th, namun sampai sekarang blm jg di karuniai momongan, semua usaha sdh kami lakukan tp saya baru mendengar tentang klinik arnaz di malang, apa ada ibu2 yg bisa berbagi pengalaman tentang keberhasilan klinik tersebut???

    Monday, August 31, 2009 at 8:23 am | Permalink
  8. dina wrote:

    Saya udah nikah 4 tahun tapi masih belum dikaruniai momongan. Perjalannan 4 tahun sangatlah panjang, saya 1 kali keguguran dan yang terakhir saya hamil diluar kandungan yang karena terlambat diketahui sehingga pecah didalam dan menyebabkan indung telur saya sebelah kiri diambil. Setelah 6 bulan setelah operasi saya ke dokter kandungan tapi hasilnya sungguh bikin hati hancur yang sebelah kanan pun buntu. Untunglah suami tidak putus asa untuk mengajakku pindah dokter dan sekarang kami masih dalam pengobatan. Sedih rasanya lihat adikku-adikku yang baru nikah sudah punya momongan. Tolong yang punya referensi dokter kandungan yang bagus di surabaya?

    Saturday, December 12, 2009 at 5:29 am | Permalink
  9. dr suryo wrote:

    Buat ibu2 yang lagi usaha hamil, jangan berhenti dan menyerah begitu saja.
    Bnyk kejadian yg tdk bs diterima oleh akal manusia, sdh divonis tdk bisa hamil, puluhan tahun usaha akhirnya hamil juga
    Biar semangat lagi, bs simak tulisan saya di drsuryobawono.wordpress.com

    Semoga berhasil yah

    Monday, January 25, 2010 at 5:59 am | Permalink
  10. Debby_A seng wrote:

    saya debby,dari johor bahru.Umur saya 27,sedang kan suami 28..
    saya sudah kawin selama 8 tahun,pada thn 2003 saya pernah hamil,4 minggu usia kandungan,saya keguguran..Dr mengesah kan saya ada kista,tetapi gak bahaya..krn itu lah saya susah dpt anak..kadang saya ada merokok & minum.itu pun klu perayaan imlek,krn suami saya cina..semenjak saya d sahkan kista,saya mulai STOP DRINK..tp merokok msh ada.saya dah janji ma suami tuk STOP MEROKOK..LBH KURANG 2-3 BLN LG SAYA mo d operasi..
    yg ingin saya tanyakan;
    1..BAHAYA KAH KISTA ITU ??
    2..SETALAH SAYA D OP,BISAKAH SAYA HAMIL??
    MOHON YA dok tuk d jelaskan..
    TERIMA KASIH..

    Thursday, May 6, 2010 at 12:23 pm | Permalink
  11. rinda wrote:

    kami sdh 5 th menikah..alhamdulillah blm jg dikasih kepercayaan Allah utk punya baby..awal nikah dl pernah terlambat 7 hr tp g semapt periksa si “m” dah datang hiks hiks..1 th kmdn salah satu orang tua saya sakit,selama 2 th saya ngurus beliau,hingga akhirnya beliau tiada..mgkn krn pikiran jg mk selama itu sy sama sekali g ada tanda2 telat mens..skrng pingin mulai program baby eh suami malah dpt kerja diluar pulau..kami sadar rezeki baby mungkin blm untuk kami tapi alhamdulillah rezeki dlm hal lain telah Allah berikan..memang sabar adalah kunci segalanya..never..never give up…

    Saturday, May 8, 2010 at 6:56 am | Permalink
  12. Risna wrote:

    pengen hamil. Dah hmpir 2tahun menikah, blm hamil jg.

    Wednesday, May 19, 2010 at 7:47 am | Permalink
  13. Rani wrote:

    Malam, saya sudah menikah 2 tahun belum punya anak..di rahim ada miom uk hampir 6cm, sudah HSG dan tidak ada penyumbatan,dan posisi rahim juga lengket kebelakang. Dokter menyarankan untuk dilakukan miommectomi. yang ingin saya tanyakan:
    1. apabisa saya melakukan inseminsai buatan??
    2. apa benar kalo melakukan operasi bisa berakibat buruk pada rahim?
    terima kasih..

    Thursday, August 12, 2010 at 2:19 pm | Permalink
  14. rita wrote:

    assalammu’alaikum… saya rita sudah menikah selama 2th 10 bln dan sampai saat iini belum dikaruniai anak…… kami sudah usaha keberbagai dokter SPOG,saya dinyatakan ada kista endometriosis dan sudah menjalani laparoskopi tetapi tetap dari dokter SPOG dinyatakan saya hanya bisa hamil dengan bayi tabung kecuali keajaiban maka kami pun menjalani bayi tabung 2 kali tapi gagal…. saya sudah sangat putus asa…. saya sudah tidak bisa membedakan ikhlas,pasrah dan putus asa sepertinya semua menyatu dalam diri saya…. saya sudah tidak tahu harus bagaimana lagi…. saya masih ingin untuk berusaha tapi suami sudah kapok untuk berobat ke dokter karna kamipun sampai menghutang ke bank untuk menjalani bayi tabung… saya mengerti sekali pemikiran suami saya makadari itu kamipun sekarang hanya bisa pasrah… dan tidak mengerti harus bagaimana lagi……….

    Wednesday, October 20, 2010 at 5:10 am | Permalink
  15. bunda key wrote:

    saya sdh berusaha dan berdoa kemudian pasrah,,,hasil nya sdh 9 thn msh blm juga di karuniai momongan,,,apa dsalah dan dosa saya????

    Saturday, October 23, 2010 at 7:09 am | Permalink
  16. Lastri wrote:

    Keinginan kami pasti sama seperti keinginan pasangan suami istri yang lain, menikah dan punya anak. Saya tujuh bersaudara, alhamdulillah semua kakak-kakak saya menikah di usia yang relatif muda, dan segera dihamil setelah menikah. Tapi saya alhamdulillah diketemukan jodoh pada usia 30 tahun. Setelah 8 bulan menikah dan tak kunjung hamil juga akhirnya kami memutuskan ke dokter spesialis kandungan. Hasilnya membuat saya shock, di rahim saya ada polip yang akhirnya harus dikuret. Pasca kuret dokter bilang saya harus segera hamil karena ada kecenderungan rahim saya ada penebalan. Bulan ini sebulan setelah saya kuret harapan besar saya untuk hamil, haid saya telat 3 hari, rasa penasaran pengin tau apakah saya hamil atau gak besar sekali tapi terus saya tahan. Tapi hari keempat saya haid. Sedih, kecewa, dan perasaan yang lain semuanya bercampur. Hanya dukungan suami tercinta saya yan membuat saya selalu tersenyum. Setelah membaca banyak pengalaman ibu2 di sini saya jadi sadar. Mungkin saya kurang IKHLAS dan PASRAH.

    Friday, November 26, 2010 at 10:47 am | Permalink
  17. dwi yayan wrote:

    sy udh menikah skitar 1th lbh, kami konsul ke dok kandungan ternyata suami sy azoospermia, gmn cara pananganannya? apakah kami bisa memiliki momongan?

    Tuesday, December 14, 2010 at 4:35 am | Permalink
  18. Indri wrote:

    Salamualaikum ibu,
    sy sudah menikah 2thn 2bulan, dan smpai saat ini blm dkaruniai anak. Sy smpat kguguran 2x, mgkn krn itu kedua tuba sy jd trsumbat (hasil dr 2x HSG,kdua tuba non paten) dokter menyarankan pd bln april bsk dlakukan operasi,,apakah yg sbaiknya sy lakukan? Mhn infonya,apakah sy harus melakukan operasi itu? Adakah kasus seperti sy yg brhasil hamil stelah operasi? Krn ada yg mempunyai kasus seperti sy,tp stelah alternatif brhasil hamil,,trimakasih infonya bu..

    Tuesday, February 15, 2011 at 7:48 am | Permalink
  19. Anonymous wrote:

    asalammualaikum….
    kemarin saya baru menerima hasil tes analisis sperma suami saya yang sangat menejutkan buat saya intinya tidak di temukan sepermatozoa dalam air mani suami saya. ini pertama kalinya suami saya mengikuti analisis sperma dengan puasa berhubungan 10 hari sebelum tes pada saat itu.apa kah suami saya terkena Azoospermia, padahal suami saya tidak pernah mengalami pembedahah atau adanya keluahan penyakit apapun selama selama ini di bagian testisnya juga tidak ada turunan seperti itu, ukuran testisnya pun normal dan tidak pernah mengalami kecelakaan yg fatal apalagi yg berkenaan dengan testinya, suami saya tidak merokok, tidak mengkonsumsi minuman ber alkoho dan sangat menghindari obat-obatan meskipun sedang sakit. apa penyebab sakitnya suami saya dapatkah suami saya di sembuhkan dan bisa menghamili saya ? berikut hasil dari tes analisis sperma suami saya:

    warna : putih kekuningan
    bau : khas
    volume : 4.00 ml
    pH : 8.00
    Viskositas : kental
    Likuefaksi : 5.00 menit
    mikroskopis : 0 juta
    sel Lekosit : 2-4 Ipb
    sel Eritrosit : 2-3 Ipb
    sel Ephitel : 2-3 Ipb

    demikian dok mohon pejelasanya apa penyeban sakitnya suami saya dan dapatkah saya hamil dari nya mengingat tidak mungkin kami bisa program bayi tabung karna mahalnya tolong saya

    Thursday, March 3, 2011 at 5:33 am | Permalink
  20. Rna wrote:

    Saya sudah menikah sekitar 2 tahun 1 bulan,
    sebelum menikah saya di diagnosa Dokter kalau di indung telur sebelah kiri ada kista dengan ukuran 3 x 5.
    Dokter menyarankan untuk dioperasi tapi saya belum siap dan akhirnya saya melakukan pengobatan alternatif, tapi di tengah jalan saya berhenti karena sudah tidak ada keluhan lagi ( tapi tidak periksa ke dokter lagi )
    Akhirnya saya menikah dan 7 bulan setelah menikah saya peeriksa ke dokter kandungan karena belum juga ada tanda-tanda kehamilan
    setelah periksa saya sangat terkejut sekali karena ternyata kista saya belum hilang dan bahkan ada dua di sebelah kanan dan kiri,
    tapi dokter saat itu kasih vitamin penyubur dan setelah satu bulan di suruh periksa lagi.
    Akhirnya setelah 1 bulan saya periksa lagi dan ternyata vitamin penyubur yang dikasih dokter untuk aku konsumsi justru membuat ukuran kista itu semakin besar dan dokter akhirnya menyarankan untuk di operasi saja.
    Akhirnya saya pasrah dengan keputusan dokter dan menurut saja operasi pun saya jalani dan menurut dokter yang menangani saya waktu itu katanya indung telur saya yang kanan dan kiri terpaksa harus di potong separuh-separuh.
    kini sudah 1 tahun 3 bulan pasca operasi itu tapi saya belum juga ada tanda-tanda terlambat haid.
    Mohon ada saran atau info yang bisa di share !!!!!

    Thursday, April 21, 2011 at 8:00 am | Permalink
  21. minz wrote:

    ass,, saya udah mnikah 1,5 thn tpi saya blum di anugrahi seorang putra.. pdahl sya n suami saya sdah brusaha igin mempunyai momongan..tiap bulan saya di USG hasilnya normal … apa nih takdir dri yg mha kuasa.. sya suka menangiz bila melihat wanita hamil dan saya juga sring mnangiz bila suami saya menggendong sepupu .. saya suka membayangkan coba klo itu anak saya mngkin bahagia skali…doain saya yh smoga saya cpat di anugrahiputra …trimzzz

    Sunday, May 8, 2011 at 9:06 am | Permalink
  22. susan wrote:

    dulu sampai usia perkawinanku hampir 1 thn aku tdk hamil2x tp menginak usia ke 2 perkawiananku maka aku hamil dan sekarang anakku berusia 2 thn …krn agak susuah punya anak maka aku sangat menjaga anakku …dlm asupan makanan ataupun minuman

    Wednesday, June 22, 2011 at 5:08 am | Permalink
  23. yuning wrote:

    karena badan ku gemuk,kata dokter bikin jadi susah hamil..akhirnya harus kurusin badan dulu baru deh bisa hamil..
    makanya skrg aku kasi anak ku susu yg tanpa gula tambahan,biar gak sampe obesitas dan terganggu tumbuh kembangnya..

    Wednesday, June 22, 2011 at 5:57 am | Permalink
  24. vgmerry wrote:

    anakku yg pertama sudah 2,5 thn, aku da pingin hamil lagi nih…:p
    Untuk persiapan hamil ini sih aku jaga nutrisi aja, jangan sampai makan terlalu banyak yg manis2 (ogah ndut lg), anakku juga aku jaga pola makannya, susunya jug aku kasih yg no added sugar

    Wednesday, June 22, 2011 at 6:26 am | Permalink
  25. Ruri wrote:

    iyaa..benar bunda…memang lebih baik mencegah
    kalau sudah seperti ibunya ini…mau menguruskan badan sajah susah.
    Saya juga memberikan susu yang gak ada gula tambahan kok bun.
    untuk anak harus yang terbaik

    Wednesday, June 22, 2011 at 6:27 am | Permalink
  26. sheila wrote:

    ternyata yg namanya hamil gampang2 susah yah, hehhe….
    Syukur bgt klo da punya anak, harus dijaga baik2, asupan gizinya juga harus baik. Skrg banyak bgt anak yg lahir da obesitas,kasihan bgt liatnya, takut kebawa ampe dewasa trus kena diabetes

    Wednesday, June 22, 2011 at 6:32 am | Permalink
  27. clara wrote:

    aku sih dr tau hamil jaga bgt nutrisnya, ga berani makan makanan or minuman yg terlalu manis, takut gulanya pengaruh ke janinnya, ntar lahir da obesitas, amit2 deh.

    Wednesday, June 22, 2011 at 6:36 am | Permalink
  28. marissa wrote:

    sodaraku yg merit uda lumayan lama akhirnya kmarin hamil juga….uda aku bawelin aja supaya jangan konsumsi terlalu banyak minuman yg manis” atau susu yg ga tepat….pilih susu yg no added sugar salah satu pencegahan obesitas

    Wednesday, June 22, 2011 at 6:41 am | Permalink
  29. camill wrote:

    untungnya aku termasuk yg gampang hamil dan dulu sempet agak kegemukan gara” suka banget makan manis….pas anakku lahir gede langsung deh aku kasi asi dan sekarang selepas asi aku kasi susu yg ga terlalu manis supaya ga obesitas

    Wednesday, June 22, 2011 at 6:46 am | Permalink
  30. vania wrote:

    denger” berita bahaya gula tambahan ngeri ya…makanya ni ibu yg sedang hamil (selamat ya bagi yg hamil) ayo dijaga dr hamil konsumsi gulanya agar mama dan anaknya ga obesitas maupun diabetes…..senangnya berbagi….

    Wednesday, June 22, 2011 at 6:49 am | Permalink
  31. vinvin wrote:

    pingin hamilll…
    rasanya hamil itu menyenangkan yah..bikin addict ^^..sampai mulesnya ajah ngangenin.
    Tapi mesti ngurusin badan nih. memang dr kcil aku gemuk,jd susah nurunin.
    Makanya, karena ada contoh tidak baik ini (aku sendiri) anakku dijaga banget makannya. sering2 searching juga, dan ternyata susu formula juga sekarang merangsang kegemukan anak..dueeehhh..
    jadi langsung nyariin susu tanpa gula tambahan deh.
    syukurnya anakku memang gak gemuk, tapi lebih baik mencegah donk

    Wednesday, June 22, 2011 at 6:59 am | Permalink
  32. irene wrote:

    iya lebih baik mencegah drpd mengobati skrg khan ada susu utk anak yg no added sugar khan….

    Wednesday, June 22, 2011 at 7:55 am | Permalink
  33. atiek wrote:

    iya hati hati gula tambahna dalam susu anak kita ya …cek dulu kadar gulanya

    Wednesday, June 22, 2011 at 7:56 am | Permalink
  34. puput wrote:

    iya temenn ku susah hamil gara2 obesitas… ternyata byk bgt dampaknya kl kita obesitas yahh mknya anak2 sejak kecil d biasain deh pola makan sehat… susunya juga pilih yg ga adaa added sugarnyaaa

    Wednesday, June 22, 2011 at 9:47 am | Permalink
  35. puput wrote:

    iya temen ku ada`yg ga hamil2 katanya gara2 obesitas, malah d suruh diet sm dokternya… ternyata byk bgt pnyakit yg d timbulkan dari obesitas yahhh ngeri bgt, mknya anak2 harus d biasaoin deh pola makan sehat

    Wednesday, June 22, 2011 at 9:55 am | Permalink
  36. alice wrote:

    perlu bgt di perhatikan susu anak kita ada ga added sugarnya, serem ah kl smp sufor aja pake added sugar, krn efeknya bs sampe dewasa kan rugi bgt jd keshatan teerganggu bgt

    Wednesday, June 22, 2011 at 9:59 am | Permalink
  37. bimbim wrote:

    dari anakku kecil udh aku biasain bgt makan dan mnm yg ga terlalu manis … bahkan sejak dlm kandungan istriku juga ga mengkonsumsi byk gula sewaktu hamil

    Wednesday, June 22, 2011 at 10:06 am | Permalink
  38. riany anche wrote:

    rasa manis memang enak tapi dampaknya itu yang ga ngenakin.. maka dari itu bunda harus menjaga anak2nya, supaya jangan makan sembarangan krn bisa menyebabkan anak menjadi obesitas, diabetes bahkan ada yang sampe sakit jantung segala..serem kan?

    Wednesday, June 22, 2011 at 11:20 am | Permalink
  39. riany anche wrote:

    rasa manis itu memang enak, tapi dampaknya itu loh yang ga enak..makanya bunda harus menjaga anak2nya supaya ga jajan sembarangan agar terhindar dari obesitas, diabetes bahkan sampe ada yang sakit jantung segala akibat pola makan yang tidak sehat..

    Wednesday, June 22, 2011 at 11:24 am | Permalink
  40. sitti nabilla wrote:

    aku juga selalu menjaga anakku, krn anak itu adalah anugerah dari tuhan..makanya kita harus menjaganya dalam hal apapun..terutama masalah makanannya..terutama pada saat pertumbuhan anak, kita harus memberikan asupan gizi ke anak yang cukup dan memberi nutrisi yang cukup. tapi hati2 dalam memilih susu krn skrg dlm sufor itu bnyk kndgn added sugarnya bun, nah kalo aku sih kasih anakku anmum essential bun krn anmum itu no added sugar.

    Wednesday, June 22, 2011 at 11:28 am | Permalink
  41. lisa charisa wrote:

    aku sudah menjaga anakku dari masih dalam kandungan, selalu berusaha memberi yang terbaik..termasuk mengurangi makanan dan minuman yang manis2, dan membiasakan anak mulai dari bayi untuk tdk makan dan minum yang manis2, krn kalo sdh kebiasaan dari kecil suka susah menghilangkan kebiasaannya pd saat anak besar nanti..

    Wednesday, June 22, 2011 at 11:36 am | Permalink
  42. lisa wrote:

    di keluarga ku keturunan gemuk dan ada yg diabetes juga..jadi dari hamil aku udah menjaga asupan gula..dan saat anak ku selesai asi, aku kasi nya susu formula yg tanpa gula tambahan..agar anak ku tidak beresiko kegemukan dan diabetes juga..

    Wednesday, June 22, 2011 at 12:59 pm | Permalink
  43. nena wrote:

    kayaknya kita kan share pengalaman yg belum hamil, kok ada jg sih ya yg mlh share msl anak2 nya. please mom, agak punya empati sedikit dunk.

    Friday, February 3, 2012 at 12:16 pm | Permalink
  44. ana wrote:

    Bunda Rani, gimana kabarnya? Myomnya jadi di operasi ? sekarang sudah hamil atau belum ?

    Friday, September 6, 2013 at 6:40 am | Permalink

Post a Comment

Your email is never published nor shared.